– PERINTAH DASAR LINUX –
Beberpa perintah dasar linux yang saya ketahui :
1) ADDUSER
digunakan untuk membuat user baru.Dalam membuat user baru harus login sebagai root.
2) PASSWD
adalah perintah lanjutan dari membuat user, berguna untuk membuat password dari user baru.
contoh: adduser anto
passwd anto
3) ls (list) adalah perintah untuk melihat file ataupun direktory, ada beberapa option didalamnya dan bisa dilhat pakai perintah man
contoh : ls-la ini adalah perintah untuk melihat seluruh isi file yang ada dalam direktory anto
man ls adalah untuk mengetahui bentuk lebih lanjut perintah manual ls
4) cp (copy) adalah perintah untuk mengkopy/menggandakan file.
contoh : [anto@localhost anto] $ cp namafile namafilebaru
mengkopi file namafile dan dijadikan namafilebaru yang ada dalam direktory anto.
5) rm (remove) adalah perintah untuk menghapus file.
contoh : [anto@localhost anto] $ rm namafile
melihat menghapus sebuah file yang ada dalam direktor anto dan bernama namafile
6) mv (move) adalah perintah untuk memindahkan file dari tempat lama ke tempat yang baru.
contoh : [anto@localhost anto] $ mv /home/anto/direktory001/namafile
/home/andi/direktor002/namafile
ini adalah memindahkan namafile di direktori /home/anto/direktory001/ ke direktory /home/andi/direktor002/namafile
7) pwd (parrent working derectory) adalah perintah untuk menghapus melihat direktory dimana kita berada.
8) cd (change direktory) perintah untuk berpindah direktory dimana kita berada saat ini ke tempat lain.
contoh : [anto@localhost anto] $ cd /mnt atau cd /usr/doc
ini adalah berpindah ke dalam direktory /mnt dan berpindah ke dalam direktory /usr/doc
9) mkdir (make direktory) adalah perintah untuk membuat direktory
contoh : [anto@localhost anto] $ mkdir /home/anto/belajar
ini adalah membuat direktory baru yang diletakkan di direktory /home/anto/ dan dengan nama belajar
10) rmdir (remove directory) adalah perintah untuk menghapus directory
contoh : [anto@localhost anto] $ rmdir /home/anto/belajar
ini adalah menghapus direktory yang berada di direktory /home/anto/ dengan nama belajar
11) cat adalah perintah untuk melihat lebih lanjut isi dari sesuatu file (seperty perintah type dalam DOS)
contoh :[anto@localhost anto] $ cat namafile
12) top adalah untuk melihat proses yang sedang terjadi dalam komputer dan akan menampilkan nomor PID dari
masing masing proses yang sedang berjalan PID = Process ID.
13) kill membunuh/mematikan proses yang sedang berlangsung dalam sistem
contoh : [andi@localhost andi] $ kill 1332 (dimana nomor 1332 adalah nomor PID dari sebuah proses)
dapat dilihat nomor PID lewat perintah top
14) killall membunuh/mematikan semua proses yang sedang berlangsung dalam sistem
contoh : [andi@localhost andi] $ killall
15) alias adalah untuk mengaliaskan perintah-perintah
contoh : alias mkdir= ‘md’ mangaliskan perintah mkdir menjadi md
– JARINGAN KOMPUTER –
Pengertian: Jaringan komputer adalah suatu hubungan antar komputer atau peralatan lain yang mempermudah proses pengiriman data.
Macam-macam jaringan
-LAN ( Local Area Networking):Bila suatu network berada dalam satu lokasi (misalkan dalam satu gedung)
-MAN (Metropolis Area Networking)
-WAN (Wide Area Networking):hubungan dari satu lokasi ke lokasi lain yang relatif jauh (misalkan antarkota)
Protokol adalah :Suatu kumpulan dari aturan2 yang berhubungan dengan komunikasi data agar komunikasi dapat dilakukan dengan benar.Protokol pada dasarnya adalah sebuah persetujuan semua pihak yang berkomunikasi tentang bagaimana komunikasi tersebut harus dilakukan
Model Protokol Jaringan
A. Model ISO/OSI:Model ini banyak dikenal sebagai OSI (Open System Interconnection). Model ini terdiri atas 7 lapisan (layer) yg masing2 lapisan memiliki fungsi dan aturan tersendiri.
1.Lapisan Aplikasi (Application Layer):Merupakan interface pengguna dengan layer OSI lainya di layer inilah aplikasi aplikasi jaringan berada seperti e-mail,ftp.http,dll.Tujuan dari layer ini adalah Menampilkan data dari layer dibawahnya kepada pengguna
2.Lapisan Presentasi (presentation layer):Berfungsi mengubah data dari layer diatasnya menjadi data yang bisa dipahami oleh semua jenis hardware dalam jaringan
3.Lapisan sesion (sesion layer):Berfungsi mensinkonsisasikan pertukaran data antar proses aplikasi dan mengkoordinasikan komunikasi antar aplikasi yang berbeda
4.Lapisan Transport (Transport layer):Layer ini menginisialisasi memelihara serta mengakhiri komunikasi antar kompuetr juga memastikan data yang dikirim benar serta memperbaiki apabila terjadi kesalahan
5.Lapisan Network (Network layer):Bersedia untuk menydiakan roouting fisik menentukan rute yang akan ditempuh
6.Lapisan data link(Data link layer):Layer ini berwenang untuk mengendalikan lapisan fisik Mendeteksi serta mengkoreksi kesalahan yang berupa gangguan sinyal serta media transmisi fisik
7.Lapisan Fisik(physic layer):Menangani koneksi fisik jaringan dan prosedur2teknis yang berhubungan langsung dengan media2transmisi fisik.
B. Model TCP/IP:protokol yang digunakan di jaringan global karena memiliki sistem pengalamatan yang baik dan memiliki sistem pengecekan data
Model TCP/IP |Model OSI |Protokol
————————————————————————-
Proses/application |Application, |Telnet, FTP, SMTP,
|Presentation Layer |Farberos,TFTP,DNS,
| |SNMP,NFS,xwindows
————————————————————————-
Host to host/transport |Transport |UDP,TCP
————————————————————————-
Internet |Network |IP,ARP,RARP,ICMP
————————————————————————-
Network Access |Data link Physical |Ethernet,token ring,FDDI
Application layer pada model protokol TCP/IP adalah seperti gabungan dari layer application, presentation, dan session pada protokol Model OSI, pada model TCP/IP maka aplikasi yg dibuat & berhubungan langsung dengan pemakai akan diletakkan disini. contohnya: FTP, SMTP, HTTP, SNMP, dll
Topologi :
Cara dan bentuk hubungan anatar PC disebut dengan topologi jaringan.
Topologi diartikan sebagai skema fisik jaringan yang menghubungkan satu simpul (node) dengan simpul lainnya
1. Topologi Bus
Pada topologi ini terdapat satu jalur umum yang berbentuk garis lurus.
Ciri utama topologi ini adalah bahwa setiap sambungan saling bergantung. Artinya, apabila satu sambungan terganggu, maka seluruh sambungan akan terputus.
2. Topologi Star
Topologi ini mempunyai bentuk fisik seperti bintang, dimana setiap node dihubungkan dengan pusat .
Media tranmisinya bersifat tertutup dan setiap client mempunyai kabel tersendiri untuk langsung berhubungan dengan file server.
Jadi jika ssalah satu client mengalami kegagalan, maka client yang lain tetap bisa berkomunikasi dengan server.
3. Topologi Ring
Pada topoogi ini , semua PC yang terkoneksi ke jaringan akan saling dikaitkan sehingga membentuk satu koneksi yang tidak terputus.
Namun, sistem ini memiliki kelemahan yaitu apapbila ada kabel koneksi yang terputus dua arah, maka seluruh koneksi ke server akan terputus atau terganggu.
IP Addres: Bagian ini memegang peranan yang sangat penting karena meliputi perencanaan jumlah network yang akan dibuat dan alokasi IP address untuk tiap network.
IP addres dibagi dalam 3 kelas, berikut keterangan dalam bentuk tabel:
Class |Antara |Jumlah Jaringan |Jumlah Host Per Jaringan
A |1 s/d 126 | 126 |16.777.214
B |128 s/d 191 | 16.384 | 65.534
C |192 s/d 223 |2.097.152 | 254
Dengan demikian untuk menentukan class A/B/C cukup dilihat dari angka 8 bit pertama
Untuk memisahkan network-id dan host-id diperlukan sebuah netmask dengan definisi sebagai berikut :
Untuk bagian yang network id mask yang digunakan adalah binary 1, sedangkan host-id menggunakan binary 0
Subnet Mask
Subnet Mask Class A : 11111111 00000000 00000000 00000000 : 255.0.0.0
Subnet Mask Class B : 11111111 11111111 00000000 00000000 : 255.255.0.0
Subnet Mask Class C : 11111111 11111111 11111111 00000000 : 255.255.255.0
Subnetting :
Kenyatannya jaringan TCP/IP tidak selalu menggunakan class IP tertentu, tetapi juga harus bisa membangun satu sub jaringan tersebut juga dikenal dengan nama subnet.
Alasan utama untuk melakukan subnetting adalah sebagai berikut :
1. Memadukan teknologi dan topologi jaringan yang berbeda, seperti topologi star dan bus, atau teknologi ethernet dan token ring.
2. Menghindari pembatsan jumlah simpul dalam satu segmen.
3. Mereduksi traffic yang disebbakan oleh broadcast maupun benturan (collison).
